BillSa

Daisypath Anniversary tickers

Monday, April 6, 2009

kawanku

aku kenal dia sejak aku kecil.
orang tua kami saling mengenal
jarak usia kamipun tidak terlalu jauh

dia sudah menikah.
dan kemarin untuk pertama kalinya setelah bertahun2, aku berbicara dengan dia di dunia maya.
dia bercerita bahwa dia dipukuli. bahkan ketika dia baru menikah, dan saat dia hamil sampai sudah melahirkan pun dia dipukuli.

dia bukan teman dekatku, belum menjadi teman dekatku, dan mungkin akan menjadi teman dekatku.
tapi hatiku hancur mendengarnya.
sedih.
rasanya hampir seperti aku sendiri yang dipukul.
mataku berkaca-kaca membaca tuturan kalimat demi kalimat yang mengalir di layar komputerku.

aku bilang, dia harus bercerai
dia bilang tidak mungkin
aku bilang kenapa kau mau saja di perlakukan seperti itu ?
dia bilang suaminya tidak bersalah, karena sang suami hanya menuruti perintah ibunya.
aku bilang tetap saja suamimu adalah lelaki dewasa yang bisa memutuskan mana yang salah dan mana yang benar
dia bilang dia difitnah oleh mertua perempuan dan suaminya percaya akan perkataan perempuan tersebut.

aku pun kehabisan kata-kata
dan aku pun mengerti bahwa bercerai tidak semudah itu
hidup dia dan putri kecilnya

aku yakin bahwa semua orang bilang hal yang sama kepada dia
aku tahu bahwa dia bisa berpikir

dan dia bilang bahwa suaminya sudah meminta maaf dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi.
semoga

kawan, aku hanya bisa berdoa yang terbaik untukmu
karena kau bukan sansak
dan bukan sasaran tinju

kau lebih berharga jauh melebihi apapun.


salam hangat untukmu,
T

4 comments:

Ling said...

ga tau knp, topik yg u post baru g liat dari teman ku. walo dia tidak dipukuli, namun dia disakiti secara mental.

yg paling sama adalah, dia mempunyai suami yg sama seperti suami kawan mu. mendengar ucapan ibu dengan membabi buta! terlalu percaya dengan ibundanya yang tercinta!!

pesan moral: jauhi anak mami!!!

-Tess- said...

nah itu dia tang, 2-2nya sama buruknya, sama aja efeknya. orang terluka.
dengan kata2, hati orang terluka.
dengan pukulan, fisik dan hati orang terluka.
intinya sama-sama melukai.

anak mami yang tidak berotak memang layak untuk dijauhi.
bagaikan kecoak yang pantas diinjak dengan sandal jepit :D

Ika's Smile said...

suruh ke laut ajah tes..

jaman kini mah emansipasi wanita dong..
gak setuju bagian penyiksaan terhadap perempuan..

-Tess- said...

gw juga ngga setuju ka...tapi gw ngga kenal sama lakinya (n kalo kenal emang gw bisa apa coba ?), jadi gw cuma bisa bilangin temen gw buat mikir baek2, layak ngga dia hidup kaya begini...well...mudah2an bakalan better...

Ika punya blog !!! :D
tapi isinya pelajaran semua sih ?? :P